Mengisi pagi yang indah ini selalu dengan sebuah harapan
Harapan yang sebenarnya besar sekali ada dalam benakku..
Tapi mengapa matahari selalu datang memberi teriknya??
Membuatku gerah dalam satu impian yang terkikis surya..
Dinda,
Wajahmu buatku seakan malu kalau aku hanya seperti ini..
Jangan menangis ya??
tak ada yang lain didunia ini yang bisa buatku berpaling darimu
Aku hanya menginginkan beberapa waktu saja agar kita bisa berbahagia
Dinda,
Tersenyumlah untukku??
Karena hanya itu yang bisa membuatku bergejolak
Mengejar apa yang belum kita punya ini..
Cuma kamu, Dinda..
yang ku inginkan menghiasi sangkar maduku.. :)
Buka Lirik
Usap air matamu
Yang menetes di pipimu
Ku pastikan semuanya
Akan baik-baik saja
Bila kau terus pandangi
Langit tinggi di angkasa
Tak kan ada habisnya
S'gala hasrat di dunia
Hawa tercipta di dunia
Untuk menemani sang Adam
Begitu juga dirimu
Tercipta tuk temani aku
Renungkan sejenak...
Arti hadirku di sini
Jangan pernah ingkari
Dirimu adalah Wanita
Harusnya dirimu menjadi
Perhiasan sangkar maduku
Walaupun kadang diriku
Bertekuk lutut di hadapanmu...
Harusnya dirimu menjadi
Perhiasan sangkar maduku
Walaupun kadang diriku
Bertekuk lutut di hadapanmu...
Bukalah pintu jiwamu
Dengar bisikan sanubari
Semua adalah isyarat
Isyarat dari Sang Pencipta
0 komentar
Posting Komentar
Alangkah bahagianya saya kalau kawan mau berbagi ilmu dan menyampaikan saran serta kritikannya